Chat with us, powered by LiveChat
Jurgen Klopp Tak Sabar Adu Taktik Dengan Zinedine Zidane

Klopp, yang di masa mudanya juga pernah berkarier sebagai bek, juga merasa senang karena tidak harus menghadapi Zidane sebagai pemain.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku tidak sabar untuk membawa timnya menghadapi Real Madrid yang sekarang dibawah naungan Zinedine Zidane di final Liga Champions, yang menurut rencana akan digelar Kiev pada minggu {27-5} dini hari WIB mendatang.

Liverpool saat ini berjuang untuk mendapatkan trofi Eropa keenamnya, yang selama ini belum tercapai. Selagi Madrid bertekad untuk mempertahakan gelar yang telah mereka raih dalam dua musim terakhir tersebut.

Jurgen Klopp sendiri tidak sabar untuk menghadapi laga nanti dan mengaku senang karena tidak berhadapan dengan Zinedine Zidane sebagai pemain, mengingat pria Prancis tersebut dahulu merupakan pemain sepakbola papan atas.

“Kami rekan satu tim telah memainkan banyak pertandingan besar dan kami sukses memenangkan banyak di antaranya,” ungkap Klopp kepada laman resmi UEFA. “Untuk memenangkan trofi penting di klub ini adalah hal yang mungkin.

“Kita bisa mencapai sejauh ini memang tidak mudah, namun itu mungkin. Dan ini keren untuk melawan Real Madrid. Mereka adalah sang juara bertahan dan mereka ingin kembali memenangkan kompetisi ini. Mereka sudah tampil sangat baik di bawah arahan Zinedine Zidane.

“Dia adalah salah satu dari sepuluh, enam pemain paling top sepanjang sejarah. Dan dia sekarang menjadi manajer klub raksasa Spanyol Real Madrid, yang punya banyak pemain berpengalaman di lapangan. Ini akan menjadi sebuah tantangan yang menarik,

“Saya senang kami tidak saling berhadapan! Saya melawan dia [sebagai pemain], mengawal dia atau apa pun… Saya sangat senang karena saya akan mengirim pemain saya ke lapangan [untuk menghadapi skuatnya dia].

“Dia adalah karakter yang luar biasa di dunia sepakbola. Saya mengapresiasi dia. Saya mengagumi dia sebagai pemain dan menghormati dia sebagai rekan seprofesi.

“Yang dia lakukan bersama Madrid itu sangat, sangat luar biasa. Itulah mengapa saya tak sabar melawannya. Namun kami takkan tampil di final hanya untuk bertukar jersey. Saya takkan berada di sana untuk menjabat tangannya, meski itu akan terjadi. Lebih dari itu, dia adalah legenda sepakbola.”

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

CONTACT US

Sending

©2011 Sbobet88 Poker | Situs Bandar Sbobet88 Poker Uang Asli Terpercaya | All right reserved

Log in with your credentials

Forgot your details?