Emral Abus

Sbobet88 – Dalam pekan ke-25 melanjuti pertarungan Liga 1 2017, pasukan Persib Bandung berhasil ditahan imbang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, oleh tamunya Bali United dengan skor 0-0 pada Kamis (21/9/2017) sore. Emral Abus selaku Pelatih Persib Bandung pun memohon maaf kepada pada suporter, lantaran kegagalan timnya yang lagi-lagi tertahan imbang di kandang sendiri.

Seusai pertandingan tersebut, Emral mengatakan, “Kami mohon maaf karena ekspektasi tidak terpenuhi. Padahal anak-anak sudah main bagus dan peluangpun sebenarnya sangat banyak. Namun, hasil yang belum memuaskan.”

Menurut Emral sendiri, sebetulnya terdapat 2 peluang emas bagi pasukan Persib ketika laga tersebut, yakni terjadi 2 handball dari tim tamu, akan tetapi sayangnya wasit menilai lain. Emral menegaskan, “Kami tidak bisa protes juga karena yang menilai adalah wasit, Keputusan wasit mutlak. Yang penting mulai sekarang kami siapkan agar bisa menang di kandang untuk menghadapi Bhayangkara FC pada laga selanjutnya.”

Baca Juga : Jumlah Penonton The Gunners di Stadion Emirates Pecahkan Rekor Terendah

Meskipun Persib harus kehilangan striker andalannya, Ezechiel N’Douassel saat menjamu Bhayangkara FC nanti, karena pemain mengalami akumulasi kartu. Emral juga menyebutkan, “Sekali lagi kami mohon maaf kepada seluruh bobotoh. Tapi kami tidak usah risau, kami akan maksimalkan pemain yang ada.”

Pelatih asal Sumatra Barat itu mengungkapkan bahwa tim pelatih sudah membuat kesepakatan soal keputusannya hanya melakukan satu pergantian pemain sepanjang pertandingan. Emral menjelaskan, “Awalnya setelah ditekel oleh lawan, kami memang akan mengganti Dedi Kusnandar, tapi ternyata dicoba 10 menit dia masih siap. Dan itu semua juga merupakan kesepakatan tim pelatih.”

Kendati bermain imbang, Emral cukup senang dengan performa pemain, ditambah anak-anak juga sudah menjalankan keinginan tim pelatih dengan baik, termasuk bisa mematikan pergerakan Irfan Bachdim. Pelatih yang menggantikan posisi Djadjang Nurdjaman di Persib itu melanjutkan, “Febri juga pun main bagus, hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti saat mengambil keputusan kapan melakukan dribble dan kapan memberikan umpan. Untuk selanjutnya, Widodo pun telah mempersiapkan strategi untuk mematikan Febri dengan pengawalan ketat.”

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2018 Sbobet88 Poker | Situs Bandar Sbobet88 Poker Uang Asli Terpercaya | All right reserve

Log in with your credentials

Forgot your details?